Bagus Suapin Lala...Bagus baaiiik ya.
Lala, Bagus dan Teh Assyfa
Lala dan bagus.. Bagus ini mirip siapa ya... kok rasanya aku kenal..hehe..
Ayooo.. Bagus mirip siapa ayoo.. Coba tebak ya..
Monday, December 8, 2008
Lala & Bagus... Baaiikk ya...!!!
Post by Dewi Febsuri di 4:36 AM 0 komentar
Komplek ku sayang,komplekku malang
..Sekarang jam berapa..kok nggak ada terdengar suara adzan?..
Begitulah kira kira pertanyaan sekaligus keluhan yang sering mampir ditelingaku, terutama dari ibuku, Tanteku, Om ku, Pak etek, Mak etek, Datuk, dll yang datang berkunjung kerumah.
Malah mereka pernah bilang " malas lah ke rumah Dewi, nggak ada mesjidnya ".
Mungkin mereka merasa aneh dengan susana senyap dikomplekku ini,dan mungkin juga mereka membandingkan dengan susanana di Kampung, dimana setiap sudut kampung walaupun jaraknya berjauhan, tetapi keberadaan mesjid sangat banyak, dan dilengkapi juga dengan surau surau kecil yang juga selalu mengumandangkan suara adzan.
Seingat aku, dulu dikampung kami cuma punya satu jam dinding diruang tengah rumah, tetapi sangat jarang dilirik oleh ibu dan nenek, karena penunjuk waktu dan waktu sholat bagi mereka adalah suara Adzan dan teriknya sinar Matahari.
Idealnya, sebuah komplek perumahan seharusnya dilengkapi dengan Fasum & Fasos..
Khusus untuk Fasos seharusnya menjadi syarat mutlak untuk suatu komplek perumahan. terlepas dari penghuninya mayoritas beragama apa..
Secara dikomplek aku tinggal mayoritas dihuni oleh suku tertentu ( chinese ) tetapi toh aku bergabung dikomplek ini ketika komplek ini belum jadi,belum banyak penghuninya.. manalah aku tahu bahwa komplek ini kelak akan dihuni oleh mayoritas suku atau agama tertentu?..
Apakah etis, misalnya sebelum memutuskan membeli rumah kita bertanya kepada developernya " Rumah ini dijual untuk kalangan mana saja, dan kira kira penghuninya dari suku dan agama apa ?" toh ketika aku membeli rumah dikomplek ini, penghuninya belum banyak, dan merupakan tahap 1/ launching perdana.
Di hari lebaran Idul adha begini, ternyata keberadaan mesjid sangatlah terasa penting, kalaulah mesjid ada dikomplekku ini, maka kami tidak lagi harus bersusah payah untuk menumpang berkurban di mesjid lain..
Ku akui, Sebelum kami memutuskan untuk tinggal dikomplek ini, fasilitas ini sangat luput dari perhatian, dulu pertimbangannya hanyalah lokasi yang strategis. seiring dengan berjalannya waktu, seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan anak, aku mulai berfikir untuk pindah kesuatu tempat nanti dimana setiap hari kami bisa mendengar suara adzan,mendengar takbir keliling komplek, yang ada TPA untuk anak aku belajar mengaji dll..
Berbeda dengan komplek tempat tinggal aku dulu di Taman Sari-Tiban, disini walaupun kompleknya kecil, tetapi mesjidnya sangat megah dan selalu ramai.
Post by Dewi Febsuri di 3:34 AM 0 komentar
Berkurban ala"Batam News"
Keterangan Foto : Perwakilan Batam News bersama Pengurus Mesjid Al Taqwa,Perumahan Permata Hijau-Batu Aji
SYARIAT BERKURBAN
Kurban adalah hewan (berupa unta, sapi, atau kambing) yang disembelih pada hari raya Idul Adha dan hari-hari tasyriq, dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ayat Al Qur'an di bawah ini menjadi dasar syariat penyembelihan hewan kurban.
"Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan berkurbanlah." (Al Kautsar 1-2)
Ibnu Jarir mengartikan ayat tersebut sebagai berikut : "Jadikanlah shalatmu ikhlas hanya untuk Allah semata dengan sama sekali tidak mengharapkan kepada selain daripada-Nya. Demikian juga kurban yang kamu tunaikan, niatkanlah hanya untuk Allah, tidak untuk berhala-berhala, sebagai realisasi syukur atas apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu yang tak terhingga banyaknya."
Ibnu Juraij meriwayatkan bahwa dulu orang-orang jahiliah berkurban dengan daging dan darah unta untuk Ka'bah. Melihat hal demikian, para sahabat mengadu kepada Rasulullah SAW seraya berkata, "Kita lebih berhak dalam berkurban." Dari peristiwa ini turunlah ayat :
"Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya...." (Al Hajj 37)
Dalam hadits Aisyah r.a. disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda :
"Sesungguhnya pahala sedekah itu telah sampai kepada Allah sebelum sampai ke tangan orang yang menerima, dan darah hewan kurban telah berada dalam tempat di sisi Allah sebelum ia mengalir di tanah." (HR. Ibnu Majah)
Dalam hadits lain, juga dari Aisyah, Nabi bersabda :
"Tidak ada suatu amalan yang paling dicintai oleh Allah dari Bani Adam ketika hari raya Idul Adha selain menyembelih hewan kurban. Sesungguhnya hewan itu akan datang pada hari kiamat (sebagai saksi) dengan tanduk, bulu, dan kukunya. Dan sesungguhnya darah hewan kurban telah terletak di suatu tempat di sisi Allah sebelum mengalir di tanah. Karena itu, bahagiakan dirimu dengannya." (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Hakim)
Menurut Tirmidzi hadits tersebut hasan, sedangkan Hakim berpendapat bahwa isnadnya sahih. Sebagian ulama mengatakan isnad itu lemah, namun karena mengandung ajakan untuk mengutamakan kurban 1, hadist itu tidak tercela.
Begitulah berkat keutamaannya, Allah segera menetapkan pahala berkurban walaupun pisau baru digesekkan pada leher hewan itu, sebelum darahnya membasahi tanah. Hal itu merupakan balasan atas ketaatan orang yang berkurban dalam memenuhi seruan Allah. Mereka telah mengkurbankan hartanya agar terhindar dari cengkeraman sikap bakhil yang pada dasarnya merupakan tabiat asli manusia, seperti yang difirmankan Allah (lihat surat An Nisa 128). Namun, melalui ibadah kurban, manusia akan hidup lapang dalam kedermawanan. Firman Allah :
"... dan barangsiapa dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung." (Al Hasyr 9)
Berkurban ala Batam News
Atas inisiatif bersama,Tahun ini Pimpinan dan Karyawan Batam News ikut serta berpartisipasi mempersembahkan Hewan kurban berupa Kambing.
Pelaksaaan pemotongan Kurban diselenggarakan di Mesjid Mesjid Al Taqwa yang berada di Perumahan Permata Hijau Batu aji. Total jumlah hewan kurban di mesjid ini menjadi dua ekor sapi dan empat ekor kambing, salah satunya adalah hasil sumbangan dari Caleg Partai Demokrat Bapak Abdul Azis.
Post by Dewi Febsuri di 12:49 AM 0 komentar
Sunday, December 7, 2008
Om Cicak
Innalillahi..dst...telah meninggalkan dunia seekor kambing bernama... dengan cara disembelih di Mesjid.....
Itulah celetukan spontan tadi siang yang diucapkan oleh adekku Richard yang membuat kami semua tertawa terpingkal pingkal, betapa tidak, sepulang dari mesjid Taman Sari tempat kami menumpang kurban, secara spontan, tanpa berdosa,dan tanpa ekspresi dia mengucapkan kata kata itu..
Padahal seharusnya kalimat itu diucapkan untuk manusia yang meninggal ya..
Hehehe.. maksudnya hanya bercanda aja kaleee.
Nah.. Selama dua minggu ini di Batam, ada ada saja celetukan konyol adekku ini yang mebuat kami terkaget kaget plus geli, pasalnya dia suka mengeluarkan celetukan yang menurut aku rada aneh ( Mungkin karena dia masih ABG kali ya, jadinya kadang kalau ngomong suka asal ).
Contohnya Hari minggu yang lalu, sewaktu berenang dilaut, ada satu celetukannya yang ditujukan ke sendi yang lagi ngambek karena dimarahi ayahnya, yaitu kalimat " Menderitalah lu" padahal untuk simplenya seharusnya dia cukup mengucapkan kalimat "Rasain lu"...
Dan, entah karena kebetulan atau tidak, Karena sering digodain dan diledek sama omnya yang konyol ini, Lala pun jadi ikut ikutan konyol.. dia balas ngeledek dengan memanggil si om dengan panggilan "om Cicak ".
Apa pasal?.. Lala yang belum begitu lancar berbicara ini merasa kesulitan memanggil nama 'Richard " yang rada rada sok kebarat baratan ini, alhasil karena lafalnya hampir sama, jadilah dia singkat dengan nama binatang kesayangannya itu.
Rasain..kena balas lu om cicak...Tapi untunglah, julukan itu tidak berlangsung lama, sekarang sekarang sih udah nggak lagi...Hehehe..
Soal nama, Kata nyokap sewaktu dia hamil dulu dia sangat ngefans sama Richard gere, jadilah nama adek bungsu ku ini di copy Paste dari nama sang aktor pujaan,harapannya mungkin sang anak bakal setampan Richard Gere kalee... Geeerrrrr...
Label: Lucu...
Post by Dewi Febsuri di 11:10 PM 0 komentar
Saturday, December 6, 2008
Ayo goyang.... duyu.....
Hari ini Sabtu, seperti biasa aku ngajak Lala kekantor, mendadak pas udah rapih mau berangkat dia berhenti didepan Tivi dan terlihat serius menonton Tivi sambil nunjuk nunjuk
" Goyang duyu " mama
Refleks aku nengok ke Tivi, oalah.. rupanya ada Video klip Lagu Goyang duyu nya Project Pop yang lagi diputer, kirain Lala mau "goyang dulu". Hehehe..
Awalnya aku nggak begitu familiar dengan lagu ini, tetapi begitu lala ngefans sama lagu ini membuat aku ingin mengenal lebih jauh..
Akhirnya keinginan aku ini terkabul, tadi malam pas acara Extravaganza di Trans Tv, Project pop dengan " Goyang duyu"nya menjadi salah satu bintang tamunya.
Dari pengamatan ku sekilas tadi, terlihat bahwa lagu ini memang asyik,lucu, enak didengar, riang,ringan.. dan musiknya pun oke banget..
Pantesan lala suka ya..Top deh.. Dua jempol buat Project Pop ..
Kumpulan lagu Favorit Lala 4 minggu terakhir
- Minggu sebelum sebelumnya nya Lala Fans berat sama lagu nya cinta Laura.
- Minggu sebelumnya lagi,lagunya ST12- Cari Pacar Lagi
- Minggu sebelum itu , lagu "Kempompong " Sindentosca "
- Nah Minggu ini Lala Fans sama Lagu si " Goyang Duyu ini " ..
Herannya juga, kok semuanya lagu lagu orang dewasa ya, ya iyalah, hari gini hiburan dan tontonan yang gratis hanyalah nonton Tivi (Berlangganan Tv Kabel harus bayar dunk )..sementara yang sering diputar di Tivi hanyalah lagu lagu orang dewasa dan sangat jarang menayangkan lagu anak anak...
Padahal menurut aku,yang namanya anak anak jaman sekarang pastilah sama dengan jaman kita kanak kanak dulu, mereka juga butuh hiburan.
Seingat ku, sewaktu kecil dulu lumayan banyak artis artis cilik yang menjadi penyanyi, diantara yang teringat ada Adi bing slamet, chicha Koeswoyo,Puput Novel, dll...Sekarang kok nggak lagi penyanyi penyanyi cilik itu ya?
Usul buat Kak seto : Katanya mau mencerdaskan bangsa, dari pada ngurusin yang nggak penting, Mendingan mengumpulkan para pencipta lagu dan memberi motifasi atau apalah supaya mereka mau mencipta lagu dan mengorbitkan penyanyi khusus untuk anak anak.
Capek deehhh... Dah duyu ya.. Lala mau " goyang duyu nih.."
Artis (Band): Project Pop
T: Tarian apaan tuch?
J: Wah payah lo, kalo gak tau ketinggalan loh
acak-acak acak-acak acak-acak acak-acak
acak-acak acak-acak acak-acak acak-acak
Jika hatimu terluka karena sesuatu
Jika kau mencari cara tuk ngobati dirimu
Marilah kawanku marilah bersamaku
Biarkanlah laguku menghibur dirimu
Cobalah dicoba namanya goyang acak
Goyang paling kocak yang bisa bikin ngakak
Wis jangan ditolak ikutlah bergerak
Tunggu musiknya, tunggu musiknyaaa…
Ayo goyang duyu bebaskanlah hatimu
Ayo goyang duyu simpan saja gengsimu
Asiek asiek, angkat jempolnya asiek
Asiek asiek, angkat jempolnya asiek
acak-acak acak-acak acak-acak acak-acak
Jika hatimu terluka dan membuatmu lesu
jika kau mencari cara tuh ngobati dirimu
Marilah kawanku bangkitlah semangatmu
Biarkanlah laguku coba mengibur dirimu
Lupakan sedihmu sakit hatimu
Jangan siksa dirimu tersenyumlah
Hapuslah sesalmu air matamu
Hiburkan hatimu goyang bersamaku
Ayo goyang duyu bebaskanlah hatimu
Ayo goyang duyu simpan saja gengsimu
Ayo goyang duyu ok ok oo.. oo
Ayo goyang duyu ok ok oo.. oo
Yang tua dan yang muda
laki-laki, perempuan
Ayo semua jangan da ditahan haan…
Ayo goyang duyu~ bebaskanlah hatimu
Ayo goyang duyu~ simpan saja gengsimu
Ayo goyang duyu ok ok oo.. oo
Ayo goyang duyu ok ok oo.. oo
Asiek… (asik) asiek.. (asik) angkat jempolnya asiek ha ha..
Asiek… asiek.. (asik asik asik) angkat jempolnya asiek
One more time
Asiek… (asik atuh) asiek.. (asyiiik) angkat jempolnya asiek
Asssieeek!
Post by Dewi Febsuri di 7:42 AM 0 komentar